Monopoly regulation


Monopoly Regulation

Monopoli alamiah adalah monopoli yang terjadi sebagai akibat dari adanya pemasok besar dalam sebuah industry yang mengusai pasar karena  unggul dari segi harga maupun kualitas dibandingkan pesaingnya. Ini cenderung menjadi perhatian dalam sebuah industri di mana biaya modal mendominasi, menciptakan skala ekonomi yang besar dalam kaitannya dengan ukuran pasar, dan adanya hambatan yang tinggi untuk masuk ke pasar. Contoh : pelayanan publik seperti pelayanan air dan listrik karena untuk membangun jaringan transmisi di butuhkan investasi yang cukup besar, sehinggatidak mungkin bahwa pesaing potensial akan bersedia untuk melakukan investasi modal yang dibutuhkan bahkan untuk memasuki pasar monopoli.
 
Industri dengan Monopoli Alamiah dalam industri dengan produk standar dan skala ekonomi, monopoli alami sering muncul. Dalam kasus listrik, semua perusahaan menyediakan produk yang sama, infrastruktur yang diperlukan sangat besar, dan biaya penambahan satu pelanggan lebih banyak diabaikan, sampai titik tertentu. Menambahkan satu pelanggan lebihdapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan menurunkan biaya rata-rata penyediaan untuk basis pelanggan perusahaan. Selama biaya rata-rata melayani pelanggan menurun, perusahaan besar lebih efisien melayani seluruh pelanggan.Tentu saja, ini mungkin dielakkan dengan membedakan produk, sehingga tidak lagi menjadi komoditas murni. Sebagai contoh, perusahaan dapat memperolehpelanggan yang membayar lebih dengan menjual "hijau" kekuasaan, atau non-power polusi, atau daya produksi lokal. 

Dalam monopoli alamiah ( natural monopoly) menciptakan hambatan untukmemasuki pasar :
 Hal ini disebut dengan istilah Barriers to Entry yang menjelaskan tentang sulitnya produsen lain untuk masuk kedalam golongan pasar ini, dikarenakan berbagai halyang di kendalikan atau diciptakan oleh perusahaan yang telah ada didalam pasarmonopoli tersebut.Yaitu :

  •   Membutuhkan  modal yang sangat besar.
  •  Menggunakan tekologi yang sangat canggih yang tidak mudah dicontoh.
  • Outputnya memilki ciri kas dan kualitas yang juga tidak mudah dicontoh.
  • Memiliki bahan mentah yang strategis.
  •  Memiliki pengetahuan teknis produksi yang spesifik

Efficient Regulation of a Natural Monopoly
Jika hasil monopoli dalam misalokasi sumber daya  itu tidak efisien, peraturan mungkin diperlukan. Namun, sebelum itu tingkat regulasi inefisiensi harus ditentukan karena biaya regulasi dapat melebihi manfaat yang diperoleh. Sebuah perusahaan dengan kekuatan monopoli dapat memilih untuk tidak mengolah kekuasaannya (disebut analisis harga limit)  karena mereka khawatir bahwa membatasi output dan kenaikan harga akan mengakibatkan perusahaan lain memasuki pasar. Bahkan ancaman masuk oleh perusahaan atau ancaman regulasi lain dapat menyebabkan perusahaan untuk meningkatkan output dengan menyamakan harga untuk biaya marjinal dan beroperasi secara efisien. Misalnya, ancaman tindakan antitrust dan masuknya perusahaan baru di industri telah mengakibatkan industri serupa menjadi lebih kompetitif tanpa peraturan pemerintah.

Second Best Regulation of Natural (Peraturan terbaik kedua dari monopoli alami)
Monopoli alamiah tidak selalu dapat diatur untuk mencapai hasil yang efisien.  Ada dua cara yang  memungkinkan monopoli yang diatur untuk menghindari kerugian ekonomi yaitu
1. Rata-rata biaya harga
2. Subsidi pemerintah

Harga Biaya Rata-rata (Average Cost Pricing)
  •  Regulator memberlakukan harga hampir tidak pernah efisien karena terdapat konsekuensi untuk keuntungan perusahaan. Sebaliknya, mereka berkompromi dengan mengizinkan perusahaan untuk menutupi semua biaya dan untuk mendapatkan keuntungan biasa.
  • Harga untuk menutupi biaya keuntungan sarana dan pengaturan harga standar sama dengan total biaya rata-rata disebut aturan biaya harga rata-rata.
  • Perusahaan memperoleh keuntungan normal.
  • Hasilnya tidak efisien, mengurangi hasil dari memaksimalkan keuntungan

Subsidi Pemerintah (Government Subsidy)
Subsidi pemerintah, yaitu pembayaran langsung ke perusahaan yang sama untuk kerugian ekonomi. Untuk membayar subsidi, pemerintah harus meningkatkan pendapatan dengan mengenakan pajak beberapa kegiatan lainnya.

Jadi, untuk peraturan terbaik kedua dari monopoli, mana yang merupakan pilihan yang lebih baik, rata-rata biaya harga atau biaya marjinal dengan subsidi pemerintah? jawabannya tergantung pada besaran relatif dari dua kerugian bobot mati. Rata-rata biaya harga menghasilkan kerugian bobot mati di pasar untuk barang-barang yang dikenakan pajak untuk membayar subsidi. Kerugian bobot mati lebih kecil dalam solusi terbaik kedua untuk mengatur monopoli alami. Membuat perhitungan ini dalam praktek terlalu sulit, dan biaya rata-rata harga umumnya lebih disukai untuk subsidi pemerintah.

 



DAFTAR PUSTAKA


  • Findlay, Christopher., Douglas, McTaggart., Michael, Parkin.(2013). Economics seventh edition.Australia:Pearson Australia Group Pty Ltd.
  • Parkin, Michael.(2000).Mikroeconomics Fifth edition.Addison Wesley

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Peri Kecil

Diujung seruan ruak-ruak kota.
Masih tersimpan peri kecil tanpa pelipurlara.
Yang hanya memiliki sebuah cahaya pelita.

Yang telah ternodai asap-asap kota.
Begitu kusam dan tak berdaya.
Dengan sejuta mimpi yang dikemas dalam cinta.

Masih memiliki mimpi dan impian.
Yang takkan kenyataan.
Begitu pilu dan menyedihkan.

Akan trus hilang direntan waktu.
Tanpa ada seorangpun yang tau.
Tinggal kenangan yang terkubur batu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mimpi dan Hati

Pernahkah kau mengerti
Tentang mimpi dan hati

Sayangnya kau begitu jauh
mustahil tuk ku raih

Perbedaan kita yang begitu besar
Kau seperti mawar mekar
dan aku hanya permukaan tanah kasar

Ingin rasanya menangisi
Karna ku tak bisa gapai
Kan trus tersimpan dalam hati
dan hanyut dalam mimpi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perasaan dalam Jiwa

Ingin sekali ku berbicara
Tentang perasaan dalam jiwa
Tapi apadaya ku tak bisa.
Ku takut hanya menambah luka
Dalam hati ku tetap berdoa
Agar rasa ini tetap sama
Setidaknya dia anggap ku ada
Tuk tutupi kecewa sekejap saja
Walau tak mungkin bersama
Tapi ragaku kan terus melihatmu disana

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pelepas Rindu

Dimusim semi langit nan biru dengan sejuta rumput nan hijau.
Memandangkan sejuta harapan pilu.
Diujung sana sakura berlalu, menanti kelopaknya gugur melayu.

Seandainya kini hati merasaa luluh, kan ku bawa kesanak pelita yang baru.
Kan ku ukir nama mu diatas batu, tuk kenangan abadi dalam sang waktu.

Ntah pada mu ingin memandang lekat, sebagai pelepas rindu sayang dari ku.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Makalah Sistem Ekonomi



Tugas Softskill
Perekonomian Indonesia
“Sistem Ekonomi Indonesia”
 


NAMA                 : RIA AZ’ZAHRA
NPM                    : 29214211
KELAS      `        : 1EB12


FAKULTAS EKONOMI  JURUSAN AKUNTANSI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
ATA 2014/2015





Kata Pengantar
            Puji dan syukur saya panjatkan Kehadirat Allah SWT, karenaNya lah saya dapat menyelesaikan penyusunan makalah dalam rangka pemenuhan mata kuliah Tugas Sofskill Perekonomian Indonesia. .
              Saya menyadari bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan untuk kesempurnaan makalah ini. Saya harapkan makalah ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk kita semua.

Depok, Mei 2015

Penyusun







Daftar Isi

Kata pengantar
Daftar isi
Bab 1 PENDAHULUAN
Latar belakang                          
Rumusan masalah                  
Bab 2 PEMBAHASAN
Pengertian sistem ekonomi       
Sistem ekonomi liberal              
Sistem ekonomi sosialis          
Sistem ekonomi campuran       
Bab 3 PENUTUP
Kesimpulan                               
Daftar Pustaka                     




 
BAB I
PENDAHULUAN
1.   LATAR BELAKANG
Perekonomian sekarang merupakan kebutuhan primer bagi setiap individu di masyarakat.  Perekonomian dalam masyarakat awam diartikan berhubungan erat dengan uang yang dipakai sebagai alat tukar dalam kehidupan sehari-hari. Namun, dalam arti yang sebenarnya ekonomi merupakan salah satu ilmu social yang mempelajari aktifitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa.
Sedangkan yang dimaksud dengan ahli ekonomi adalah orang yang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja. Dari pengertian ekonomi diatas dapat dikaitkan dengan eratnya kebutuhan social masyarakat dengan perekonomian.Sehingga dewasa ini perkembangan ekonomi dibagi atas system-sistem yang memudahkan kita sebagai pelaku ekonomi.
Sistem ekonomi adalah suatu kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan-kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kebutuhan untuk mencapai kemakmuran. Dari beberapa pengertian ekonomi diataslah kami dapat mengambil suatu judul system perekonomian yang akan memudahkan pembaca mengerti arti dari beberapa system ekonomi yang ada pada saat ini.

2. RUMUSAN MASALAH
1. Apakah perbedaan sistem ekonomi liberalis, sosialis, dan campuran?
2. Sistem ekonomi apakah yang digunakan di Indonesia?

BAB II
PEMBAHASAN

2.1       Pengertian Sistem Ekonomi
Istilah “system” berasal dari kata “systema” (bahasa yunani), yang diartikan sebagai keseluruhan yang terdiri dari berbagai macam bagian. System merupakan bagian yang tersusun dari seperangkat komponen yang bekerja sama untuk mencapai tujuan dari keseluruhan system tersebut
Sedangkan istilah “ekonomi” sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu “eikos” yang berarti keluarga, rumah tangga dan “nomos” yang berate peraturan, aturan, hokum. Secara garis besar, ekonomi diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga”. Ekonomi merupakan salah satu ilmu social yang mempelajari aktifitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa. Sedangkan yang dimaksud dengan ahli ekonomi adalah orang yang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja
Dengan begitu system perekonomian dapat dikatakan sebagai system yang digunakan oleh suatu Negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi dinegara tersebut. Menurut Dumairy (1966), sistem ekonomi adalah suatu system yang mengatur serta menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam sustu tatanan kehidupan., selanjutnya dikatakannya pula bahwa sutu system ekonomi tidaklah harus berdiri sendiri, tetapi berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup masyarakat setempat. Sisitem ekinomi sesungguhnya merupakan salah satu unsure saja dalam suatu supra system kehidupan masyarakat,. System ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideology kehidupan masyarakat disuatu Negara.
Dari beberapa definisi system ekonomi diatas dapat disimpulkan bahwa system ekonomi adalah sustu kumpulan dari aturan-aturan atau kebijakan –kebijakan yang saling berkaitan dalam upaya memenuhi kehidupan untuk mencapai kemakmuran.

2.1.1  Sistem ekonomi Liberal
Pada sistem ekonomi liberal pengaturan kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan pada masyarakat. Masyarakatlah yang menentukan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.
Pada sistem ini segala kegiatan ekonomi akan ditentukan oleh kekuatan pasar, yakni kekuatan yang dibentuk oleh pertemuan antara permintaan dan penawaran. Apabila seseorang ingin menguasai kekuatan pasar maka orang tersebut harus memiliki modal (kapital), teknologi, dan kemampuan wirausaha yang tinggi.
Sistem ekonomi leberal sesuai dengan pendapat Adam Smith yang sangat menghendaki adanya kebebasan pasar dan tidak menginginkan adanya campur tangan pemerintah. Sistem ekonomi liberal dianut oleh Amerika, Inggris, Jerman, Prancis, dan Jepang. Hanya saja pelaksanaan di negara-negara tersebut sudah disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing.

Ciri-ciri sistem ekonomi liberal adalah sebagai berikut :
        Seluruh kegiatan ekonomi diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat.
        Masyarakat bebas berusaha, berinovasi, dan berkreativitas dalam melakukan kegiatan ekonomi.
        Hak milik perorangan diakui.
        Kegiatan ekonomi ditujukan untuk mencari laba sebesar-besarnya (profit oriented).
        Keikutsertaan pemerintah dalam kegiatan ekonomi sangat dibatasi.
        Adanya persaingan antarpengusaha dalam mengejar keuntungan.
        Harga-harga yang terjadi ditentukan oleh kekuatan pasar.
     Dengan ciri-ciri di atas maka sistem ekonomi liberal memiliki kebaikan dan keburukan. Kebaikan sistem ekonomi liberal adalah sebagai berikut :
  Adanya kebebasan berusaha, berinovasi, dan berkreativitas dalam melakukan kegiatan ekonomi.
  Persaingan antarpengusaha mendorong kemajuan teknologi.
  Hak milik perorangan diakui.
Adapun keburukan sistem ekonomi liberal adalah sebagai berikut :
        Bisa menimbulkan penindasan (eksploitasi) oleh manusia kepada manusia.
        Adanya jurang pemisah antara yang kaya dan yang miskin karena tidak adanya pemerataan pendapatan.
        Banyak timbul praktik monopoli yang merugikan masyarakat


2.1.2     Sistem Ekonomi Sosialis
Sistem ini merupakan satu sistem yang mengenakan beberapa sekatan ke atas kuasa pasaran dan pemilikan harta persendirian. Dalam sistem ini, kerajaan mengawal dan memiliki sumber-sumber keperluan utama seperti bekalan elektrik, air, telekomunikasi, tenaga, industri-industri berat dan sumber-sumber pertanian. Manakala pihak swasta atau persendirian pula hanya di benar mengendalikan dan memiliki perniagaan-perniagaan kecil dan tidak penting.
Dengan itu, kerajaan menguasai pasaran dan menjadi peserta utama yang menetapkan upah harga dalam pasaran. Negara-negara yang mengamalkan sistem ini adalah negara-negara Eropah Timur, Myanmar, Laos dan beberapa negara di Afrika.

Ciri-ciri system ekonomi sosialis :
        Lebih mengutamakan kebersamaan
        Peran pemerintah aktif
        Sifat manusia ditentukan oleh pola produksi
Kelebihan sistem ekonomi sosialis :
  Disediakannya kebutuhan pokok oleh pemerintah
  Kegiatan ekonomi didasarkan perencanaan Negara
  Produksi dikelola oleh Negara
Kelemahan system ekonomi sosialis :
        Sulit melakukan transaksi
        Membatasi kebebasan
        Mengabaikan pendidikan moral

2.1.3 Sistem ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran merupakan satu sistem ekonomi hasil daripada campuran diantara sistem kapitalis dan sistem sosialis (pasar dan terpusat). Melalui sistem ini, kerajaan dan pihak persendirian atau swasta bekerjasama untuk membentuk satu pasaran yang lebih adil. Dasar-dasar kerajaan digubal secara menyeluruh dan merangkumi semua pihak termasuk pihak swasta atau persendirian. Kerajaan sebagai pentadbir walau bagaimanapun boleh campur tangan dalam pasaran serta urusan ekonomi dan kewangan apabila keadaan memerlukan.
Hak milik kerajaan dan persendirian akan digembleng untuk kebaikan rakyat. Walaupun kerajaan menjadi pemilik kepada badan-badan utiliti tertentu tertentu  namun pihak swasta atau persendirian juga dibenarkan terlibat dalam kegiatan-kegiatan perniagaan yang besar serta menjadi pemilik kepada industri-industri gergasi yang penting di negara ini bahkan berbagai-bagai insentif diberikan untuk menggerakkan kegiatan sektor swasta. Malaysia dan Indonesia adalah di antara negara yang mengamalkan sistem ekonomi campuran. Kedua Negara tersebut menggunakan system ini karena antara pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah social.
Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :
a)         Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat.
b)        Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.
c)        Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
d)        Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang.
Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi liberal/pasar dan terpusat/komando dan ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan  rakyat.
 Secara umum saat ini hampir tidak ada negara yang murni melaksanakan sistem ekonomi terpusat maupun pasar, yang ada adalah kecenderungan terhadap ekonomi pasar seperti Amerika, Hongkong, dan negara–negara eropa barat yang berpaham liberal, sementara negara yang pernah menerapkan ekonomi terpusat adalah Kuba, Polandia dan Rusia yang berideologi sosialis atau komunis. Kebanyakan negara-negara menerapkan sistem ekonomi campuran seperti Perancis, Malaysia dan Indonesia.
         Namun perubahan politik dunia juga mempengaruhi sistem ekonomi, seperti halnya yang dialami Uni Soviet pada masa pemerintahan Boris Yeltsin, kehancuran komunisme juga mempengaruhi sistem ekonomi soviet, dari sistem ekonomi terpusat (komando) mulai beralih ke arah ekonomi liberal dan mengalami berbagai perubahan positif.








BAB III
PENUTUP


2.1         kesimpulan
Sistem ekonomi yaitu suatu system yang menjalin hubungan ekonomi antar manusia dengan seperangkat kelembagaan dalam sustu tatanan kehidupan., tetapi berkaitan dengan falsafah, pandangan dan pola hidup masyarakat setempat. Sisitem ekonomi sesungguhnya merupakan salah satu unsure saja dalam suatu supra system kehidupan masyarakat,. System ekonomi merupakan bagian dari kesatuan ideology kehidupan masyarakat disuatu Negara yang tidaklah harus berdiri sendiri,serta  mengunakan dalam memenuhi kehidupan ekonomi mereka. System ekonomi yang digunakan oleh masing-masing Negara menentukan tolok ukur kabarhasilan tatanan suatu perekonomian suatu Negara tersebut. Indonesia sendiri menggunakan sistem ekonomi campuran.


 

DAFTAR PUSTAKA


·  http://winartiumsida.blogspot.com/




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS